Averaging

Secara tidak anda sadari anda pasti pernah melakukan hal yang demikian. Melakukan pengambilan posisi awal dengan jumlah lot kecil, dikarenakan pengambilan posisi yang pertama tadi mengalami ploating loss, kemudian dengan interval tertentu anda mengambil posisi kedua dengan melipatgandakan jumlah lotnya, dan ternyata posisi yang kedua juga ternyata mengalami ploating loss, dengan interval tertentu juga anda mengambil lagi posisi yang ke tiga dengan jumlah lot yang berlipat dari posisi yang ke2. Secara tidak anda sadari pula ternyata posisi anda sudah melawan trend pasar, sehingga kerugian yang anda alami juga berlipat ganda. Namun apabila trend berbalik searah dengan posisi anda, maka profit yang lumayan besarpun dalam sekejab bisa anda dapatkan.

Tehnik yang saya sebutkan seperti di atas tadi di dalam dunia forex biasa dikenal dengan tehnik Averaging(martingale), yaitu tehnik dengan melipatgandakan jumlah lotnya. Menurut saya sangat jarang bagi seorang trader untuk mengambil posisi bertingkat apabila posisi yang pertama mengalami ploating profit. Sudah menjadi sifat natural manusia apabila sudah mengalami keuntungan tertentu sesuai keinginannya, akan langsung menutup posisinya, kecuali trader yang menggunakan follow the market strategy. Jujur saya pribadi, walaupun saya menganalisis trend masih berlanjut namun saya belum berani mengikuti trend pasar. Mental belum siap menjadi miliader :)

Saya sendiri awal-awal trading secara tidak saya sadari melakukan hal seperti ini, hasil yang saya dapatkanpun dalam sekejab melipatgandakan equity saya. Namun hanya sekali trend berlawanan dengan posisi yang saya ambil, equity saya hangus tanpa bekas. nasib..nasib..:(

Setelah banyak mencari-cari referensi dan banyak berlatih akhirnya saya bisa simpulkan tehnik seperti ini murni berdasarkan faktor keberuntungan. Kemungkinan untung dan ruginya hampir seimbang. Namun apabila anda mempunyai sifat gambling yang lebih besar, saya sarankan trading pada binary options..he.he.eh.e

Sampai saat inipun saya masih menggunakan tehnik ini, namun tidak sesering yang dulu. Saya lebih suka menunggu dan menunggu untuk pengambilan posisi menggunakan tehnik seperti ini.

Menurut saya tehnik ini akan menguntungkan digunakan pada pair mata uang yang sudah mengalami kejenuhan atau pair mata uang yang dijaga harganya oleh negaranya. Seperti misalnya saat ini pair mata uang USD/JPY apabila anda perhatikan JPY menguat terus tanpa saya mengerti alasannya. Kenapa trader-trader membeli JPY, padahal dari segi fundamental saat ini, JPY lagi dalam masa pemulihan akibat gempa yang begitu hebatnya menghancurkan negeri tirai bambu itu. Dan bahkan lembaga ratingpun sudah menurutkan peringkat obligasinya. Namun JPY tetap saja menguat dan bergerak di kisaran sempit. Dan berita yang menyebutkan Mentri Keuangannya sempat mengatakan akan melakukan segala upaya untuk tidak membiarkan JPY menguat terlalu jauh. Nah hal inilah yang membuat saya yakin dengan melakukan Tehnik Averaging seperti yang saya sebutkan di atas akan menguntungkan. Sebulan ini saya mencoba dan hasilnya luar biasa, tentunya dengan stop loss yang ketat, takut apabila negara tidak kuat mengintervensi mata uangnya sehingga akan menghanguskan equity. Karena melihat trendnya USD/JPY sangat tertekan.

Saya pribadi tidak merekomendasikan tehnik seperti ini, dipergunakan pada pair mata uang yang begitu likuid, seperti EUR/USD karena kenaikan maupuan penurunannya tidak seperti yang kita harapkan, akan sangat menggangu pikiran/psikologi saya apabila telah mengalami loss yang begitu cepat. Saya lebih nyaman menggunakan tehnik scalping untuk pair mata uang ini.  Kenapa saya tidak nyaman menggunakan tehnik Averaging pada EUR/USD ini, ? hal ini di sebabkan apabila posisi saya berlawanan dengan trend akan butuh waktu lama untuk memulihkan psikologi trading saya untuk bisa kembali melakukan pengambilan posisi, lagian kerugian saya juga sudah tinggi apabila posisi averaging kita berlawanan dengan trend. Percuma saja saya trading mengumpulkan keuntungungan sedikit demi sedikit, yang pada akhirnya keuntungan saya hilang dalam sehari. Jangan bermimpi deh, kalau anda melakukan averaging dan ternyata posisi anda berlawan dengan arah market, kemudian anda berharap market akan kembali searah dengan posisi anda. Kembali ke realita bahwa anda sudah menjadi pecundang, segera tutup posisi anda berapapun kerugian anda daripada terkena margin calll. Pengisian Stop Loss dan Take Profit syarat yang harus mutlak dipenuhi dan disiplin disetiap posisi agar anda tidak terkena Margin Call. Boleh-boleh saja anda menggunakan tehnik seperti ini pada pair mata uang EUR/USD, apabila pair mata uang ini sudah benar-benar jenuh beli atau Jenuh Jual secara tehnikal. Misalnya chart D1 RSI sudah menunjukkan nilai 90 hue.he.he jarang banget terjadi.

” Tidak ada strategy yang sempurna, Kesempurnaan strategy hanya pada kemampuan dan kekuatan mengontrol diri anda” Make yourself comfort for trading !

 

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s